WELCOME TO OUR MICROECONOMIC THEORY BLOG

Hallo Sobat Pembaca .
Jangan Mencintai Orang Yang Tidak Mencintai Allah, Jika Mereka dapat Meninggalkan Allah, Mereka akan Meninggalkanmu.
— Imam Syafi’i.
Hallo sobat pembaca kami yang tercinta. Dalam Blog ini kami akan menshare sedikit pengetahuhan yang kami ketahui, tentang Teori Ekonomi Makro Bab Pasar Faktor Tenaga Kerja. So… Selamat Membaca.
Pasar Faktor : Tenaga Kerja
Pengertian
Pasar Tenaga Kerja dapat diartikan sebagai suatu pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli tenaga kerja. Sebagai penjual tenaga kerja di dalam pasar ini ialah para pencari kerja (Pemilik Tenaga Kerja), sedangkan sebagai pembelinya yaitu orang-orang / lembaga yang memerlukan tenaga kerja. Pasar tenaga kerja diselenggarakan dengan maksud untuk mengkoordinasi pertemuan antara para pencari kerja dan orang-orang atau lembaga-lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.
Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan, maka pasar tenaga kerja ini dirasakan bisa memberikan jalan keluar bagi perusahaan untuk memenuhinya. Dengan demikian tidak terkesan hanya pencari kerja yang mendapat keuntungan dari adanya pasar ini. Untuk menciptakan kondisi yang sinergi antara kedua belah pihak, yakni antara penjual dan pemberi tenaga kerja maka diperlukan kerjasama yang baik antara semua pihak yang terkait, yaitu penjual tenaga kerja, pembeli tenaga kerja, dan pemerintah.
Fungsi Pasar Tenaga Kerja
Fungsi Pasar Tenaga Kerja yakni sebagai berikut :
- Berfungsi untuk Sarana Penyaluran Tenaga Kerja,
- Berfungsi untuk sarana untuk mendapatkan informasi tentang ketenagakerjaan,
- Berfungsi untuk sarana untuk mempertemukan pencari kerja dan orang atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.
Manfaat Pasar Tenaga Kerja
Manfaat adanya bursa tenaga kerja yakni :
- Bermanfaat untuk membantu para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan sehingga bisa mengurangi penggangguran,
- Bermanfaat untuk membantu orang-orang atau lembaga-lembaga yang memerlukan tenaga kerja untuk memperoleh tenaga kerja,
- Bermanfaat untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan.
Jenis-Jenis Pasar Tenaga Kerja
1. Pasar tenaga kerja terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih.
Tenaga kerja terdidik yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus seperti dokter, akuntan, guru, dan lain-lain. tenaga kerja terlatih yaitu tenaga kerja yang memerlukan latihan dan pengalaman seperti montir, sopir, koki, dan lain-lain. Pasar tenaga kerja terdidik yaitu pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja terdidik. Pasar tenaga kerja terlatih yaitu pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja terlatih. Pasar tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih yaitu pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, seperti tukang angkut, tukang batu, dan lain-lain.
2. Pasar tenaga kerja utama dan biasa
Ciri – Ciri Pasar Tenaga Kerja Utama (Primary Labour Market)
- Terjadi pada lingkungan perusahaan besar.
- Manajemen perusahaan sangat baik.
- Tingkat pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan sangat tinggi.
- Gaji dan upah tinggi.
- Jaminan sosial yang baik.
- Disiplin pegawai sangat tinggi.
- Jumlah perpindahan pegawai sedikit.
Ciri – Ciri Pasar Tenaga Kerja Biasa (Secondary Labour Market)
- Terjadi pada lingkungan perusahaan kecil.
- Manajemen perusahaan kurang baik.
- Tingkat pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan rendah.
- Gaji dan upah rendah.
- Jaminan sosial kurang baik.
- Disiplin pegawai rendah.
- Sering terjadi perpindahan pegawai.
3. Pasar tenaga kerja intern dan ekstern
Pasar tenaga kerja intern yaitu pasar yang mendahulukan para pegawai yang sudah ada untuk mengisi lowongan kerja yang dibutuhkan.
Ini berkaitan dengan pemberian promosi (kenaikan jabatan) bagi pegawai yang bersangkutan. Pasar tenaga kerja ekstern yaitu pasar yang mempersilakan orang luar untuk mengisi lowongan kerja yang dibutuhkan.
4. Pasar tenaga kerja dalam negeri dan luar negeri
Pasar tenaga kerja dalam negeri yaitu pasar tenaga kerja yang terjadi di dalam negeri. Pasar tenaga kerja luar negeri yaitu pasar tenaga kerja yang terjadi di luar negeri.
5. Pasar Tenaga Kerja Persaingan Sempurna
Dalam pasar tenaga kerja persaingan sempurna terdapat banyak sekali perusahaan. Oleh karena itu, para tenaga kerja dapat menawarkan jasanya secara perseorangan pada perusahaan yang diinginkan.
6. Pasar Tenaga Kerja Monopoli
pada pasar ini seluruh tenaga kerja bersatu, menyatukan kekuatan dan kepentingan dengan bergabung dalam serikat pekerja atau serikat buruh. Serikat pekerja bertugas mewakili para pekerja dalam menuntut upah dan fasilitas lain kepada perusahaan demi meningkatkan kesejahteraan pekerja. Karena bergabung dalam satu kekuatan, yakni serikat pekerja maka para tenaga kerja memiliki hak monopoli dalam menjual atau menawarkan tenaganya.
7. Pasar Tenaga Kerja Monopsoni
Pasar tenaga kerja monopsoni ini terjadi jika di satu wilayah tertentu hanya ada satu perusahaan yang bersedia meminta tenaga kerja, sedangkan para tenaga kerja tidak mempunyai organisasi seperti serikat pekerja
8. Pasar Tenaga Kerja Monopoli Bilateral
Pasar tenaga kerja monopoli bilateral terjadi jika terdapat dua kekuatan yang saling bertentangan. Kekuatan pertama berasal dari para tenaga kerja yang bersatu dalam serikat pekerja, dan kekuatan kedua berasal dari satu perusahaan yang merupakan satu-satunya perusahaan yang memakai tenaga kerja. Pada pasar ini, setiap tenaga kerja bertindak demi kepentingan masing-masing dan tidak mendirikan perserikatan seperti serikat pekerja demi mewakili kepentingan bersama.
Kelebihan & Kekurangan Pasar Tenaga Kerja
Kelebihan adanya pasar tenaga kerja
- Untuk membantu mengurangi pengangguran.
- Untuk membantu bagi pencari kerja maupun pengusaha/ perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
- Untuk menambah devisa negara.
- Untuk mudah mendapatkan sebuah informasi tentang lowongan pekerjaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
- Untuk membantu dengan cepat mengisi posisi pekerjaan dengan tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kelemahan adanya pasar tenaga kerja
- Munculnya kegiatan percaloan tenaga kerja.
- Munculnya tindakan penipuan dan kekerasan terhadap calon tenaga kerja.
Contoh Kasus Tenaga kerja :
Pelanggaran Kontrak di PT Framas
Setelah ribuan pekerja diberhentikan tanpa pesangon PT Panarub, lagi lagi sebuah perusahaan subkontraktor Adidas lain yaitu, PT Framas, Bekasi memPHK 300 pekerja tanpa mengikuti aturan hukum ketenagakerjaan yang berlaku. PT Framas berdalih bahwa para pekerja telah melebihi durasi kontrak , PT Framas kemudian tidak memperpanjang kontrak kerja dan melanggar semua hak para pekerja. PT Framas melakukan 3 bulan kontrak kerja dan terus memperpanjang status mereka sebagai pekerja tidak tetap (pekerja kontrak) per 3 bulan, selama lebih dari 3 tahun. Sejak Desember 2012, kontrak mereka tidak diperpanjang dan mereka semua kehilangan pekerjaan tanpa pesangon.
Sekitar 300 pekerja menjadi korban dari kontrak kerja berkepanjangan yang tidak sesuai ketentuan hukum tanpa jaminan kesejahteraan dan keamanan kerja. Dan pada akhirnya, mereka dipecat secara tidak adil. Dari 300 pekerja, karena PT Framas melakukan intimidasi dan tekanan, maka hanya 40 orang pekerja memutuskan untuk memperjuangkan nasib mereka. Para pekerja ini, sebagian besar adalah para pekerja yang tidak berserikat, sebagian lagi merupakan anggota sebuah Serikat Pekerja di PT Framas namun menurut para anggotanya tidak mau memperjuangkan nasib mereka. Proses bipartite dan aksi telah dilakukan oleh para pekerja yang didampingin oleh TURC. Pihak pengusaha secara terang-terang telah mengakui bahwa mereka memang melanggar ketentuan hukum mengenai kontrak namun tidak ada upaya untuk memperbaiki. Setalah proses bipartite tidak membuahkan hasil, para pekerja menempuh proses penyelesaian perkara hubungan industrial , dengan meminta Dinas Tenaga Kerja Daerah Bekasi untuk menjadi mediator antara pekerja dan perusahaan.
Sumber Refrensi :
https://seputarilmu.com/2019/11/pasar-tenaga-kerja.html
Demikian Pengetahuan yang dapat kami sampaikan, kurang lebihnya kami mohon maaf , Sekian dari kami…. See u next time and bye.. bye.. :]